jarak
Waktu kian mengalun sendu
Rindu itu pun kini menjadi halu
Pada senja yang penat aku tepis kan sebait doa
Untuk mu pemilik rindu
Yang jauh di kota tetangga
Berharap waktu pertemuan cepat
Menyusul
Agar rindu itu cepat terangkul
Di sudut kota kujadikan nama mu
Sebagai topik pembicaraan ku
dengan Tuhan
Agar sang khalik mempersingkatkan
waktu secara perlahan
Agar bisa ku belai wajah tampan mu
Yang menawan
Wahai engkau tuan pemilik rindu
Permanen yang bikin beban