karma🙃
Semua tampak menyebalkan.
Aku yang tadinya kegirangan harus merasakan panasnya sinar matahari.
Semua karena Riani temanku yang tasnya kubuang lewat jendela.Dia yang menyuruh ku harus berjemuran diterik matahari berdiri tegak sambil memarahiku dengan suaranya yang keras.
Dia adalah pak Erik guru matematikaku,dia memiliki jiwa keras dan adil dalam hal apapun.
Aku disuruhnya berjemuran diterik matahari sambil menghormati tiang bendera,"uhh dasar guru otak perkalian 🙄"bisikku dalam hati sambil menikmati pemandangan yang kurang bagus diceritakan ketika nanti sampai dirumah.
Setelah dia selesai berbicara, dia menyuruhku untuk kembali ke kelas dan menyuruhku untuk tidak mengulangi kesalahan lagi.